Newsflash:

Industri Garmen Kokohkan Jaringan Pasar

26 June 2009 - 17:50

JAKARTA- Lebih dari 20 pembeli merek Internasional dan 40 proudusen garmen Indonesia menghadiri acara link and Match, yang diadakan oleh Garment Partnership Indonesia (GPI), yang bekerja sama dengan Senada di di Hotel Manhattan, Jakarta.

Acara yang diselenggarakan ini sebagai bagian dalam meningkatkan jaringan pasar bagi produsen Garmen Indonesia dan juga berfokus pada penguatan hubungan antara
industri garmen dan para pembeli untuk merek-merek internasional.

Dengan bantuan dari Senada, yang merupakan proyek empat tahun yang di danai oleh Usaid,
dengan tujuan untuk meningkatkan daya saing usaha industri manufaktur ringan padat karya.
GPI, mengadakan berapa program untuk meningkatkan komponen hulu dan hilir rantai nilai
garmen. " Kami menyadari, bahwa mengembangkan daya saing rantai pemasok garmen.
Membutuhkan insitusi yang kokoh, " Ujar sakri Widhianto, Dewan Penasehat GPI, kepada
Tangerangonline (25/06).

Ditambahkan, harapan lain ialah untuk menyatukan para pemangku kepentingan garmen. Terutama, bekerja sama dalam aspirasi bersama. GPI sedang mengupayakan tujuan ini, melalui program link and Match-nya. Lusinan program pelatihan eksekutif, dan buku panduan pencari sumber kain juga telah di kembangkan.

" Kami yakin, GPI dapat memberikan kontribusi penting. Khususnya, bagi industri garmen di Indonesia, " ungkap Sakri.

Saat ini, para produsen Indonesia terlalu terbiasa menunggu. "Janganlah sampai kalah dalam bersaing, terlebih hingga tenggelam. Terlebih, invasi masuknya produk-produk garmen secara besar-besaran, dari negara lain. Yang tentunya, bisa berakibat fatal terhadap industri garmen dalam negeri", imbuhnya.

Dalam seminar tersebut, Sudjaja Wira, Direktur Sumber Daya Manusia PT Asmara Karya Abadi,
menyajikan persentasi mengenai bagaimana memenuhi potensi sumber, pada industri garmen
Indonesia. "Industri garmen Indonesia di negara ini, memiliki Keuntungan dalam hal
ketersiadaan jumlah pekerja yang berlimpah, " ungkap Wira.

Namun, perlu memanfaatkan hal ini sebaik mungkin dengan memastikan tingkat-tingkat
kompetensi. Investasi pada program pelatihan, merupakan strategi yang penting dalam
meningkatkan daya saing sumber daya manusia kami. " Intinya, menekankan bahwa
pemfokuskan pada biaya tenaga kerja yang murah. Bukanlah pendekatan yang tepat,"katanya.


Senada sendiri, telah memprakarsai dan menjalankan kegiatan-kegiatan dalam industri
garmen di Indonesia. Seperti pembeli, pabrik-pabrik garmen, dan lembaga penyedia jasa.
"Adapun GPI, adalah sektor swasta yang dibentuk untuk mewadahi kegiatan-kegiatan ini.
Termasuk acara link and match ini, '' ujar ferri Dzulkifli, advisor industri Senada. (dan)

Share this

Komentar

Tulis komentar baru

  • Alamat halaman web dan surat-e otomatis diubah menjadi tautan.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd> <div> <br> <strong> <i> <u> <p> <font> <td> <tr> <img> <align>

Informasi selanjutnya mengenai pilihan pemformatan

CAPTCHA
Test Ini untuk menguji apakah anda adalah pengunjung manusia dan untuk mencegah spam secara otomatis
Image CAPTCHA
Enter the characters shown in the image.