BISNIS,TO- Dana keluar dari Indonesia akibat exit strategy China menyebabkan IHSG meradang. IHSG pun anjlok 29,92 poin (1,13%) ke level 2.629,63.
Separuh pada perdagangan hari ini, nilai transaksi di lantai bursa mencapai Rp 1,70 triliun dengan volume perdagangan relatif sepi hanya 2,73 miliar lembar saham yang ditopang oleh 38 saham melanjutkan penguatan, 129 saham melemah, dan 49 saham masih stagnan.
Dana asing keluar pun menyerembat ke indeks JII pun ditutup turun 5,83 poin ke level 435,61, begitu juga dengan indeks LQ45 pun turun 7,05 poin ke level 518,04. Hal yang sama pun tampak di semua sektor. Sektor pertambangan pun turun 41,47 poin ke level 2.366 dan sektor perkebunan pun turun 26,68 poin ke level 1.939.
Adapun saham-saham yang anjlok signifikan adalah, INTP turun Rp800 ke Rp14.000, GGRM turun Rp600 ke Rp23.250, AALI turu nRp450 ke Rp24.650, ITMG turun Rp450 ke Rp33.050, UNTR turun Rp250 ke Rp17.650, PTBA turun Rp200 ke Rp17.850, serta BUMI turun Rp125 ke Rp2.750.
Sementara itu, saham-saham yang menguat antara lain, HMSP naik Rp1.700 ke Rp13.600, AUTO turun Rp450 ke Rp6.350, SMGR naik RP100 ke Rp7.850, BYAN naik RP50 ke Rp5.600, AKRA naik Rp50 ke Rp1.270, MPPA naik Rp30 ke Rp1.020. (juan/in)
Komentar
Tulis komentar baru