New Flash:

Solidaritas Palestina, Pelajar Tangerang Bakar Bendera Israel

5 January 2009 - 16:37

TANGERANG- Ratusan siswa dari SMK Mandiri di Mutiara Pluit, Periuk, Tangerang melakukan aksi solidaritas terhadap Palestina dengan membakar bendera Israel. Selain itu, para pelajar itu juga melakukan sholat Gaib di depann halaman sekolah mereka.

Dalam aksi yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB, ratusan siswa didampingi para guru berkumpul di halaman sekolah. Para siswa kemudian membentangkan spanduk dan poster yang telah dipersiapkan sebelumnya. Tidak lupa, yel-yel menghujat Israel juga diteriakkan. "Ganyang Israel, boikot produk Israel, dan no Israel," teriak para siswa di Tangerang, Banteng, Senin (5/1/2009).

Secara bergiliran beberapa pelajar lantas berorasi di depan rekan-rekannya. Setelah puas, para demonstran kemudian mengarak bendera Israel, membakar, serta meninjak-injaknya. "Ini sebagai simbol perlawanan terhadap Zionis Israel," ujar salah satu siswa.

Aksi unjuk rasa, lantas diakhiri dengan acara salat gaib yang ditujukan untuk rakyat Palestina yang menjadi korban kebrutalan Israel. "Aksi ini sebagai bentuk keprihatinan terhadap nasib rakyat Palestina," ujar Supriyanto, Seksi Kesiswaan SMK Mandiri Tangerang.

Irene, salah seorang siswi ketika dikonfimasi mengaku ikut serta dalam aksi ini karena prihatin dengan nasib rakyat Palestina. Terutama para remaja dan anak-anak. "Banyak remaja yang terbunuh dan sangat disayangkan pada usia remaja mereka harus memanggul senjata," ujarnya.

Aksi berakhir sekira pukul 10.00 WIB. Dalam pernyataan sikapnya para siswa mendesak agar Pemerintah Indonesia dan Perserikatan Bangsa-Bangsa menyeret Presiden Israel ke Mahkamah Internasional karena terbukti telah melakukan kejahatan kemanusiaan. "Sudah terbukti bahwa Israel melakukan pelanggaran HAM," ujarnya. (crl)