Newsflash:
Teknologi

2000 Pelanggar Lalu Lintas Terjaring Razia

14 March 2009 - 17:41

KOTA-Sedikitnya 2000 pelanggar lalu lintas di Kota Tangerang terjaring dalam Operasi Patuh Jaya 2009 yang digelar Satlantas Polres Metro Tangerang. Jumlah tersebut belum termasuk pelanggaran-pelanggaran lainnya yang terjaring di pos-pos lalulintas lainnya yang tersebar di Kota Tangerang.

Kasat Lantas Polres Metro Tangerang Komisaris Polisi Firman Darmansyah mengatakan, 300 hingga 400 pelanggar lalulintas terjaring dalam Operasi Patuh Jaya setiap harinya. "Itu belum termasuk pelanggaran-pelanggaran yang terjaring oleh aparat-aparat kepolisian di posnya masing-masing," kata Firman di ruang kerjanya, Sabtu (14/3).

Dijelaskan Friman, selama Operasi Patuh Jaya digelar, pelanggaran terbanyak dilakukan oleh pengendara motor roda dua yang melintas tanpa menggunakan helm. Jumlahnya mencapai hingga 229 pelanggar. Sementara itu untuk urutan kedua terbanyak dilanggar oleh para pengemudi angkot yang berhenti di sembarang tempat dan rambu-rambu larangan. "Jumlahnya 293 pelanggar," kata Firman.

Dalam Operasi Patuh Jaya 2009 ini sejumlah target telah ditetapkan aparat kepolisian. Target tersebut mencakup pelanggaran yang dilakukan pengedara roda dua dan empat. Untuk kendaraan roda, polisi akan menindak pengendara yang melintas melawan arus, berkendara tanpa menggunakan helm, kebut-kebutan dan berkendara tanpa dilengkapi surat-surat lengkap.
Sementara untuk kendaraan roda empat, polisi lebih memfokuskan kepada para pengemudi angkutan umum.

"Kita akan tindak para pengemudi angkutan yang melanggar rambu, berhenti tidak pada tempatnya dan menjadikan pangkalan liar dan tanpa memiliki surat-surat lengkap," kata Firman.

Operasi Patuh Jaya digelar sejak 8 Maret 2009 dan akan berakhir hari ini. Operasi dilakukan menjelang Pemilihan Umum yang akan berlangsung 9 April nanti. Firman berharap perubahan-perubahan prilaku berkendara dapat berubah saat pemilu nanti dibandingkan pemilu sebelumnya. "Khususnya terwujud keamanan, keselamatan ketertiban dan kelancaran lalulintas," lanjut Firman. (gendon)

Share this

Komentar

Tulis komentar baru

  • Alamat halaman web dan surat-e otomatis diubah menjadi tautan.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd> <div> <br> <strong> <i> <u> <p> <font> <td> <tr> <img> <align>

Informasi selanjutnya mengenai pilihan pemformatan

CAPTCHA
Test Ini untuk menguji apakah anda adalah pengunjung manusia dan untuk mencegah spam secara otomatis
Image CAPTCHA
Enter the characters shown in the image.