PAMULANG- Pembangunan tanggul Situ Gintung yang sempat diabaikan akhirnya akan dikerjakan pada bulan Desember mendatang. Rencana tersebut didapat setelah adanya pertemuan antara Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) HM Shaleh MT, Kepala Balai Besar Waduk Sungai Ciliwung Cisadane (B2WSC2) Ir Pitoyo Subandriyo, pejabat pemerintah pusat lainnya serta masyarakat peduli Situ Gintung (MPSG) di Internasional Sport Club of Indonesia (ISCI) Ciputat Timur, Rabu (18/11) malam.
Menurut perwakilan Menteri Pekerjaan Umum Ir Djoko Kirmanto, Ir Iwan Nursiwan selaku Direktur Jenderal Sumber Daya Air Departemen Pekerjaan Umum (PU) pihaknya akan memulai perbaikan tersebut pada awal Desember. Setelah sebelumnya, pembangunan Situ Gintung mengalami proses
penelitian maupun pelelangan.
“Pembangunan Situ Gintung akan segera dilakukan Desember mendatang. Insya Allah anggarannya sudah ditandatangani oleh Menteri Keuangan (Sri Mulyani Indrawati, red),” ujar Ir Irwan Nursiwan.
Sedangkan menurut Kepala Balai Besar Waduk Sungai Ciliwung Cisadane (B2WSC2) Departemen PU, Ir Pitoyo Subandriyo, pihaknya akan segera melakukan pembangunan tersebut jika memang dan yang dibutuhkan sejumlah Rp 97 miliar dari anggaran pendapatan belanja negara (APBN) telah ada.
“Jika sekarang ada dananya, besok akan segera kita lakukan pembangunan tersebut,” tegas Ir Pitoyo Subandriyo.
Adanya rencana pembangunan tanggul Situ Gintung pada Desember nanti pun dibenarkan oleh Walikota Tangsel, HM Shaleh MT. Bahkan dengan jelas Shaleh menuturkan jika desain engineering detail (DED) pembangunan tanggul tersebut telah selesai dibuat.
Tidak hanya itu, proses tender atau pelelangan kepada pihak yang akan mengerjakan tanggul itu pun telah rampung. Menurut Pemkot Tangsel, jika kontraktor yang menangani tugas tersebut adalah salah satu kontraktor badan usaha milik negara (BUMN).
“Disainnya sudah ada, pelelangannya pun sudah selesai. Karena kontraktornya pun berasal dari BUMN, bukan kontraktor recehan. Dan dana yang dibutuhkan dari APBN untuk pembangunan adalah 91 miliar rupiah, dari total pagu 97 miliar rupiah yang diajukan kepada kontraktor saat tender,” imbuh Shaleh.
Dijelaskan oleh Walikota Tangsel, jika total dana Rp 91 miliar rupiah tersebut telah termasuk dalam pembebasan tanah milik masyarakat untuk lahan pintu tanggul Situ Gintung seluas 26 m². Dimana lahan tersebut akan dibuat aliran air Situ Gintung yang mengalir ke Sungai Pesanggrahan, berikut jogging track dan juga lahan hijaunya.
“Namun nantinya di Situ Gintung ini tidak akan ada lagi jaring apung yang selama ini ada. Karena nantinya di situ-situ dimana pun tidak akan boleh digunakan untuk jaring apung dan pariwisata,” tutup HM Shaleh MT.(surya)
Komentar
Tulis komentar baru