CIKUPA,TO- KK (14) siswi Pondok Pesantren (Ponpes) Daarun Nadwah, Desa Suka Mulya RT 15/7, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang harus menanggung malu lantaran menjadi korban pelecehan seksual hingga hamil 6 bulan. Ironisnya, perbuatan bejat itu dilakukan oleh H.MD yang merupakan pimpinan ponpes.
Berdasarkan informasi, KK yang merupakan warga Kp Dukuh, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang itu merupakan siswi kelas tiga Madrasah Tsanawiyah (Mts) sekaligus pengurus OSIS. Dan kejadian tersebut bermula saat korban dipanggil oleh oleh gurunya tersebut di rumahnya yang berada di kawasan pesantren.
Namun ternyata korban dirayu agar mau bersetubuh dengan dirinya dengan alasan nantinya akan mendapat kepintaran dibandingkan dengan murid lainnya. Melihat gelagat yang tidak baik, korban langsung menghindar dan meninggalkan tersangka. Namun setelah beberapa hari, tersangka akhirnya berhasil merenggut keperawanan korban di sebuah kamar dapur di rumah pelaku.
"Korban diperkosa saat pulang belajar dan dilakukan di kamar dapur di rumah tersangka,"kata Saepudin paman korban.
Setelah kejadian itu KK yang sudah tiga tahun belajar diPondok Pasantren tersebut, kini enggan kembali ketempatnya mengenyam pendidikan itu, pasalnya yang bersangkutan mulai ketakutan. Berdasarkan keterangan sudah dua bulan terakhir ini, KK kerap ijin pulang dan merengek kepada orang tuanya untuk dipindahkan sekolah.
Lama-kelamaan orang tua KK curiga dengan kelakuan sang anak yang kerap mengurung diri dikamar dan terjadi perubahan bentuk tubuh dari anak gadisnya yang mulai tumbuh dewasa itu. Setelah di desak orang tuanya, akhirnya KK mengaku kalau dirinya tengah hamil akibat pemerkosaan yang dilakukan Ketua Ponpes tempatnya belajar.
Kesal anaknya dinodai, akhirnya keluarga korban mendatangi rumah pimpinan Ponpes untuk meminta pertangungjawaban. Namun pelaku membantah telah menghamili malah menyalahkan KK yang dianggapnya telah melakukan hubungan badan dengan pacarnya hingga hamil. "Pelaku tidak mengakui malah menuduh KK melakukan hubungan badan dengan pacarnya yang kerap telpon-telponan di sekolah,"ungkapnya lagi.
Kesal dengan hal itu akhirnya pihak keluarga melaporkan pelaku ke aparat kepolisian. Dan kini kasus tersebut masih dalam penyelidikan. (dini)
Komentar
Ustad perkosa santrinya, capek deh!!!.
14 January 2010 Oleh AHMAD NAWAWI, 28 pekan 1 hari ago
Tulis komentar baru