TANGERANG – Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Wiranto mengaku karakteristik pemilih di Indonesia masih fleksibel. Akibatnya, setiap orang belum memiliki pilihan yang cocok untuk dijadikan pemimpin.
“Masyarakat sangat pragmatis. Hingga kini masyarakat belum memiliki pilihan yang pasti. Setiap saat dapat berubah,” ungkap Wiranto saat menyerahkan hewan kurban dari Gema Hanura kepada masyarakat di Masjid Jami Al-Barokah Kampung Peusar Kelurahan Binong Kecamatan Curug Kabupaten Tangerang, Senin (8/12).
Dikatakan mantan panglima TNI tersebut, pilihan masyarakat masih ditentukan oleh partai-partai yang bisa menjanjikan masa depan yang lebih baik dari sisi keamanan dan kesejahteraan.
“Partai mana yang calon pemimpinnya bisa menghasilkan kondisi yang lebih baik dari sekarang adalah partai yang dipilih dan dipercaya masyarakat,” akunya.
Diakui Wiranto, sosialisasi yang dilakukan oleh setiap partai maupun calon sangat penting. Sebab, masyarakat akan mengenai siapa yang dipilihnya dari sosialisasi tersebut.
“Ukurannya dikenal dulu, dipahami perjuangannya, baru dipilih masyarakat,” kata mantan Capres dari Partai Golkar tersebut. (crl)
Komentar
Tulis komentar baru