TANGERANG– Walikota Tangerang Wahidin Halim meminta pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkot Tangerang untuk menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu.
"Kami tidak akan intervensi pilihan setiap PNS di Pemilu nanti. Yang penting jangan golput,” ujar WH, saat sambutan dalam Apel Kesadaran Nasional, di halaman Puspemkot Tangerang, Senin (23/3).
Selain dilarang golput, lanjut WH, setiap PNS harus menjaga netralitas dalam Pemilu nanti. Pilihan politik setiap PNS, lanjut WH, tidak boleh dibawa-bawa ke urusan pekerjaan di kantor. “Setiap PNS boleh memilih partai A, B, C, atau Partai D, asal ketika di kantor tetap laksanakan kerja sesuai tupoksinya dan tidak saling menjagokan pilihannya,” kata WH.
Banyaknya jumlah partai politik peserta Pemilu, serta banyaknya jumlah calon anggota legislative (caleg), lanjut WH, berpotensi terjadinya gesekan di tingkat masyarakat. Untuk itu, seorang PNS harus proaktif menjaga kondusifitas. “Bila diperlukan seminggu sebelum dan sesudah Pemilu dilakukan ronda siskamling. Sehingga ikut membantu piha keamanan menjaga suasana kondusif di lingkungan sekitarnya,” tutur WH. (cha)
Komentar
Tulis komentar baru