JAKARTA - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Abdul Hafiz Anshari mengkhawatirkan adanya gangguan pada hari pemungutan suara 8 Juli mendatang. Dia mensinyalir adanya pihak yang sengaja tidak mau mendaftarkan diri dan tidak mau didaftar sebagai pemilih.
Hal ini dikuatkan dengan adanya laporan dari KPUD dari sejumlah tempat bahwa ada orang-orang tertentu yang sudah didatangi untuk didata berkali-kali, namun yang bersangkutan menolak atau sengaja pergi.
"Pada hari H mereka datang terus teriak-teriak disitu untuk mengganggu," katanya kepada wartawan di kantornya, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Jumat (3/7/2009).
Selain itu, Hafiz juga khawatir terhadap aksi demonstrasi oleh massa bayaran untuk mengacaukan pemilu. Menghadapi masalah ini, Hafiz mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Intelijen Negara (BIN).
"Saya sudah sampaikan kepada pak Syamsir Siregar (Kepala BIN) untuk antisipasi," katanya. Kepada KPU, Kepala BIN sempat berpesan agar persoalan DPT yang banyak dikeluhkan segera diselesaikan. "Itu sudah kami lakukan," pungkasnya. (okz)