Newsflash:
Parpol 2009

3 Alasan Mosi Tak Percaya Versi Gayus Lumbuun

10 March 2010 - 13:45

gayus_lumbun.jpg

JAKARTA, TO - Ketua Badan Kehormatan (BK) DPR Gayus Lumbuun akhirnya bersedia mengungkapkan alasan, mengapa para anggota BK mengajukan mosi tidak percaya terhadap dirinya ke Ketua DPR Marzuki Alie.

Hal tersebut disampaikan Gayus saat ditemui di ruang pimpinan BK, Kompleks DPR, Jakarta, Rabu (10/3/2010). Menurut Gayus apa yang dilakukan Wakil Ketua BK Chairuman Harahap selaku penggerak diajukannya mosi tidak percaya maupun anggota BK Nudirman Munir itu kekanak-kanakan, dan tidak perlu ditanggapi.

“Tapi pers dan masyarakat bertanya-tanya, jadi saya akan menyampaikan tanggapan,” ujar Gayus.

Berikut tiga alasan diajukan mosi itu versi Gayus.

“Pertama, dia meminta saya memeriksa anggota DPR, (yang mana permintaan itu) tidak sesuai tatib dan UU MD3 (MPR, DPR, DPD dan DPRD). BK bukan jaksa, tidak bisa. Ada dua pintu BK bisa memeriksa, pertama, aduan masyarakat, kedua ada permintaan tertulis dari Pimpinan DPR kepada BK,” papar Gayus.

Tegasnya, lanjut dia, dirinya diminta memeriksa anggota Pansus yang berkata jorok, berkata tidak senonoh. “Saya jelaskan anggota tersebut sudah mencabut kata-katanya dan sudah saling memaafkan. Sudah selesai dalam pleno terbuka Pansus. Lagipula tidak ada permintaan tertulis dari pimpinan DPR, tidak ada aduan masyarakat,” jelas dia.

Alasan kedua, Gayus mengatakan sempat melarang Chairuman mengikuti sidang Pansus Century, walaupun ada anggota yang berkurang. “Saya sangat selektif dalam pansus, dia harus memiliki surat kalau ada pergantian anggota Pansus, dari pimpinan,” tuturnya.

Kala itu, kata Gayus, Chairuman pernah ikut rapat dan dirinya menanyakan surat pergantian. “Dia cuma bawa surat dari fraksi, meskipun tidak memenuhi syarat saya izinkan karena kalau ada surat fraksi berarti sudah sah,” ucap anggota Komisi III DPR itu.

Alasan ketiga, Chairuman pernah memasukkan meja ke dalam ruang pimpinan BK yang seharusnya hanya ditempati Gayus. “Ini kan sempit. TV ini dia keluarkan, katanya kolektif kolegial jadi dia ingin sama-sama di sini. Saya katakan sejak dulu ruangan pimpinan itu di sini, wakil ketua di ruangan lain. Jadi saya suruh keluarkan lagi,” tandasnya.

“Jadi, hanya tiga hal itu penyebabnya, nggak lebih. Makanya saya katakan kekanak-kanakan ini. Apakah salah saya? Saya patuh aturan dan tata tertib DPR RI,” tegas Gayus. (okz)

Share this

Komentar

Tulis komentar baru

  • Alamat halaman web dan surat-e otomatis diubah menjadi tautan.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd> <div> <br> <strong> <i> <u> <p> <font> <td> <tr> <img> <align>

Informasi selanjutnya mengenai pilihan pemformatan

CAPTCHA
Test Ini untuk menguji apakah anda adalah pengunjung manusia dan untuk mencegah spam secara otomatis
Image CAPTCHA
Enter the characters shown in the image.